Selamat Membaca & Semoga Bermanfaat.., *_*

Senin, 05 Oktober 2015

Kebutuhan Ibu Bersalin Pada Kala III



BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi ( janin dan plasenta)nyang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan ( kekuatan sendiri).Proses ini di mulai dengan adanya kontraksi persalinan sejati, yang di tandai dengan perubahan serviks secara progresif dan diakhiri dengan kelahiran plasenta.

Kelahiran bayi merupakan peristiwa penting bagi kehidupan seorang pasien dan keluarganya ,sangat penting untuk di ingat bahwa persalian adalah proses yang normal dan merupakan kejadian yang sehat. Namun demikian, potensi terjadinya komplikasi yang mengancam nyawa selalu ada sehingga bidan harus mengamati dengan ketat pasien dan bayi sepanjang proses melahirkan .dukungan terus menerus dan penatalaksanaan yang terampil dari bidan dapat menyumbangkan suatu pengalaman melahirkan yang menyenangkan dengan hasil persalinan yang sehat dan memuaskan.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan persalinan kala III ?
2.      Apa kebutuhan ibu pada saat persalinan kala III ?
3.      Bagaimana cara pendokumetasian pada kala III ?

1.3  Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui definisi persalinan kala III ?
2.      Untuk mengetahui kebutuhan ibu pada persalinan kala III ?
3.      Untuk mengetahui bagaimana cara pendokumentasian yang benar pada kala III ?


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Persalinan Kala III
Persalinan kala III adalah lahirnya bayi dengan lahirnya plasenta dan selaput ketuban  setelah bayi lahir. Lama kala III kurang dari 10 menit pada sebagian besar pelahiran dan < 15 menit pada 90 % pelahiran (sinclair C., 2003). Perlu diingat bahwa 30% penyebab kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan pasca persalinan. Dua pertiga dari perdarahan pasca persalinan disebabkan oleh atonia uteri.
2.2 Kebutuhan Ibu Bersalin Pada Kala III
Sebaiknya ibu dan bayi tetap di pantau oleh bidan, sampai dipastikan ibu dan bayi aman. Kebanyakan ibu merasa tidak nyaman ingin segera melakukan keberihan diri. Terutama jika ibu berada di rumah. Ibu sebainya dianjurkan untuk megosongkan kandung kemih, sebab kandung kemih yang penuh akan menghalangi kontraksi uterus. Anjukrkan ibu untuk makan dan minum
Pada saat yang sama bidan harus memeriksa keadaan umum bayi. Sebagian besar ibu ingin menyusui bayi, memeluknya segera setelah lahir, hal ini sangat berguna untuk merangsang konteraksi uterus. Selain itu ibu biasa ingin ditemani oleh suaminya atau keluarganya. Oleh karena itu bidan harus mengizinkannya untuk bersama-sama.
Segera setelah bayi lahir, bayi diletakkan di perut ibu untuk dikeringkan tubuhnya kecuali kedua telapak tangan, selanjutnya bayi akan diselimuti dan diletakkan di dada ibu untuk selanjutnya berusaha mencari puting susu. Selama kala III ibu sangat membutuhkan kontak kulit dengan bayi, dengan IMD maa kontak kulit yang terjalin dapat memberikan ketenangan tersendiri pada ibu, selain itu manfaat IMD lainnya adalah menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat, dan dapat membantu kontraksi uterus melalui tendangan-tendangan lembut dari kaki bayi.
Asuhan yang dapat dilakukan pada ibu adalah :
1.      Memberian kesempatan pada ibu untuk memeluk bayinya dan menyusui segera.
2.      Memberitahu setiap tindakan yang dapat dilakukan.
3.      Pencegahan infesi pada kala III.
4.      Memantau keadaan ibu (TTV, kontraksi dan pendarahan).
5.      Melakukan kolaborasi atau rujukan bila terjadi kegawat daruratan.
6.      Pemenuhan kebutuhan nutrisi dan hidrasi..
7.      Memberikan motifasi dan pendampingan kala III
2.3 Hal-hal yang Perlu di Perhatikan Pada Kala III
Laporan yang lengkap dan akurat dari seluruh asuhan, menjadi tanggung jawab bidan. Hal-hal yang perlu di catat selama kala III sebagai berikut :
1.                   Lama kala III
2.                   Pemberian oksitosin berapa kali
3.                   Bagaimana pelaksanaan penegangan tali pusat terkendali
4.                   Perdarahan
5.                   Kontraksi uterus
6.                   Adakah laserasi jalan lahir
7.                   TTV ibu
8.                   Keadaan bayi baru lahir
Semua asuhan dan tindakan yang dilakukan haruslah didokumentasi dengan baik dan benar. Pada pendokumentasian di kala III ini pencatatan di lakukan pada lembar belakang patograf (catatan persalinan pada poin kala III) dan pada catatan lain yang tersedia di institusi pelayanan.
2.4 Pendokumentasian Kala III
                     I.       Pengkajian
a.           Subjektif
Ibu mengatakan perutnya mules
b.          Objektif
·         Vital Sign : Keadaan umum, Tekanan darah, Pernafasan, Suhu, Nadi
·         Kontraksi, kuat atau tidak
·         TFU Sepusat
·         Biaglass kosong
·         Perdarahan
·         Tali pusat memanjang

                     II.     Interpretasi Data
a.       Diagnosa
Ny. A umur 25 thn P1 A0  inpartu Kala III
Dasar : DS . . . . . . . .
DO . . . . . . . .
b.      Masalah ( yang menyimpang )
c.       Kebutuhan
-          Cairan
-          Pelepasan placenta
-          Observasi vital sign
III.      Diagnosa / Masalah Potensial
IV.     Tindakan Segera
V.        Intervensi
VI.     Implementasi ( Sesuai Intervensi)
VII.   Evaluasi



Contoh Kasus :
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN
NY. “V” UMUR 25 TAHUN G1 P0 A0 USIA KEHAMILAN 39+5 MINGGU
DI BPS ELIS, Amd.Keb
MUNDU SAREN,SLEMAN,YOGYAKARTA


No. Register                : 333/12/2012
Tanggal/Jam Masuk    : 21-11-2012/ 15.00 WIB
Tempat                        : Ruang Periksa


I.       PENGKAJIAN DATA  Tanggal:21-11-2012    Jam15.00WIB     Oleh:Elis

A.    DATA SUBYEKTIF
1.      Identitas
Ibu                                                                       Suami
Nama                   : Ny. “V”                                 Tn. “L”
Umur                    : 25 tahun                                27 tahun
Agama                 : Islam                                     Islam
Suku/Bangsa        : Jawa/Indonesia                     Jawa/Indonesia
Pendidikan           : SMA                                     S1
Pekerjaan             : IRT                                        Karyawan Swasta
Alamat                 : Kledokan,Sleman                  Kledokan,Sleman
No. Telp               : 085233377712                      085277733312

2.    Alasan Kunjungan
Ibu mengatakan merasa ingin BAB

3.   Keluhan Utama
Ibu mengatakan sudah kencang-kencang teratur sejak jam 05.00 WIB
tanggal  21-11-2012
Ibu mengatakan sudah keluar lendir berwarna jernih sejak jam 14.00 WIB
tanggal 21-11-2012

4.   Riwayat Menstruasi
Menarche        : 14 tahun                                Siklus  : 28 hari
Lama               : 5-6 hari                                  Teratur : Teratur 
Sifat Darah      : Cair (khas menstruasi)           Keluhan: Tidak ada
Bau                  : Khas darah (amis)

5.   Riwayat Perkawinan
Status pernikahan        : Menikah        Menikah ke                             : Pertama
Lama                          : 2 tahun          Usia menikah pertama kali      : 23 tahun





Hamil ke
Persalinan
Nifas
Tanggal
Umur kehamilan
Jenis persalinan
Penolong
komplikasi
JK
BB
Bayi Lahir
Laktasi
Komplikasi
Hamil ini










6.      Riwayat Obstetrik : G0 P0 A0 AH0

No
Jenis Kontrasepsi
Pasang
Lepas
Tanggal
Oleh
Tempat
Keluhan
Tanggal
Oleh
Tempat
Alasan

Ibu mengatakan tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi apapun








8.      Riwayat kontrasepsi yang digunakan

8.      Riwayat Kehamilan sekarang
a.       HPHT            : 14-02-2012                HPL    : 21-11-2012
b.      ANC pertama umur kehamilan          : 16 +3minggu
c.       Kunjungan ANC                      UK   : 39+5 minggu
Trimester I                :           Frekuensi         : 1 kali
Tempat                 : BPS  
Oleh                     : Bidan
Keluhan                : Mual muntah
Komplikasi           : tidak ada
Terapi                   : tablet Fe dan asam folat
Trimester II                     :           Frekuensi         : 2 kali
Tempat                 : BPS  
Oleh                     : Bidan
Keluhan                : tidak ada
Komplikasi           : Tidak ada
Terapi                   : tablet Fe dan calk
Trimester III                     :           Frekuensi         : 2 kali
Tempat                 : BPS  
Oleh                     : Bidan
Keluhan    : Susah BAB
Komplikasi           : tidak ada
Terapi : tablet fe dan calk

d.      Imunisasi TT
TT 1 : Usia kehamilan 16 minggu
TT 2 : Usia kehamilan 20 minggu
TT 3 : Belum di lakukan
TT 4 : Belum di lakukan
TT 5 : Belum di lakukan

e.       Pergerakan janin selama 24 jam (dalam sehari)
 Ibu mengatakan merasakan gerakan janin ± 12 kali dalam 24 jam

9.      Riwayat Kesehatan
a.       Penyakit yang pernah/sedang diderita (menular, menurun, dan menahun)
Ibu mengatakan tidak pernah/sedang menderita penyakit menular (Hepatitis,HIVAIDS),menurun(DM,Hipertensi),menahun(TBC, Jantung)
b.      Penyakit yang pernah/sedang diderita keluarga (menular,menurun, dan menahun)
Ibu mengatakan keluarga tidak pernah/sedang menderita penyakit menular(Hepatitis,HIVAIDS),menurun(DM,Hipertensi),menahun(TBC, Jantung)
c.       Riwayat keturunan kembar
Ibu mengatakan tidak mempunyai keturunan kembar baik dari pihak ibu maupun suami
d.      Riwayat Operasi
Ibu mengatakan tidak pernah operasi apapun
e.       Riwayat Alergi Obat
Ibu mengatakan tidak mempunyai alergi obat apapun

10.  Pola Pemenuhan Kebutuhan Sehari-hari
a.       Pola Nutrisi
Sebelum hamil                                    Selama hamil
-          Makan                  
Frekuensi         : 3  x/hari                     Frekuensi : 3 x/hari     
Porsi                : 1 piring                      Porsi         : 1 piring    
Jenis                : Nasi, sayur, lauk        Jenis         : Nasi,sayur,lauk    
Pantangan       : Tidak ada                  Pantangan: Tidak ada
Keluhan           : Tidak ada                  Keluhan     : Tidak ada
          
-          Minum
Frekuensi         : 5 x/hari                      Frekuensi         : 5 x/hari         
Porsi                : 1 gelas                       Porsi                : 1 gelas          
Jenis                : Air putih, teh             Jenis                : Air putih       
Pantangan       : Tidak ada                  Pantangan       : Tidak ada     
Keluhan          : Tidak ada                  Keluhan           : Tidak ada
          
b.      Pola Eliminasi
-          BAB
Frekuensi         : 2 x/hari                      Frekuensi         : 2 x/hari         
Konsistensi      : Lunak                        Konsistensi      : Lunak           
Warna              : Kuning                      Warna              : Kuning
Bau                  : Khas feses                 Bau                  : Khas feses    
Keluhan           : Tidak ada                  Keluhan           : Tidak ada     
-          BAK
Frekuensi        : 5  x/hari                     Frekuensi         : 7  x/hari        
Konsistensi      : Cair                           Konsistensi      : Cair  
Warna              : Kuning jernih            Warna              :Kuning jernih
Bau                  : Khas urin                   Bau                  : Khas urin
Keluhan           : Tidak ada                  Keluhan           : Tidak ada     


c.       Pola Istirahat
-          Tidur siang
Lama               : 1  jam                        Lama               : 1 jam
Keluhan           : Tidak ada                  Keluhan           : Tidak ada     
-          Tidur malam
Lama               : 5 jam                         Lama               : 5 jam
Keluhan           : Tidak ada                  Keluhan           : Tidak ada

d.      Personal hygiene
Mandi              : 1 x/hari                      Mandi              : 1 x/hari         
Ganti pakaian  : 2 x/hari                      Ganti pakaian  : 2 x/hari         
Gosok gigi       : 2 x/hari                      Gosok gigi       : 2 x/hari         
Keramas          : 2 x/minggu                Keramas          : 2 x/minggu   
e.       Pola seksualitas
Frekuensi         : 2x/minggu                 Frekuensi         : 2x/minggu    
Keluhan           : Tidak ada                  Keluhan           : Tidak ada

f.       Pola pemenuhan kebutuhan terakhir
Makan,tanggal                       21-11-2012,pukul 12.00 WIB, jenis nasi dan tempe
Minum,tanggal                       21-11-2012,pukul 13.00 WIB, jenis air putih
BAK,tanggal                          21-11-2012,pukul 13.30 WIB
BAB,tanggal                          21-11-2012,pukul 13.45 WIB
Istirahat/tidur,tanggal            21-11-2012,lama 4 jam          

11.  Kebiasaan yang mengganggu kesehatan (merokok, minum jamu, minuman beralkohol)
Ibu mengatakan tidak mempunyai kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan seperti merokok,minum jamu,minuman beralkohol.

12.  Psikososiospiritual (persiapan menghadapi persalinan)
Ibu, suami, dan keluarga sangat senang dengan persalinan ini
Ibu mengatakan Ibadahnya lancar
Ibu mengatakan suami sebagai tulang punggung keluarga
Ibu mengatakan keadaan ekonominya cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga
Ibu mengatakan hubungan dengan tetangga baik-baik saja

13.  Pengetahuan ibu (tentang kehamilan, persalinan, dan nifas)
Ibu mengatakan belum  mengetahui tentang persalinan, dan nifas

14.  Lingkungan yang berpengaruh (sekitar rumah dan hewan peliharaan)Ibu mengatakan lingkungan di sekitar rumah bersih,dan ibu tidak mempunyai hewan peliharaan apapun.


B.     DATA OBYEKTIF
1.           Pemeriksaan Umum
Keadaan Umum      : Baik              
Kesadaran               : Composmentis         
Tanda vital Sign
Tekanan Darah        : 110/70  mmHg          Nadi :81x/menit
Pernafasan                           : 21       x/menit           Suhu :37,2 °C
Berat badan sebelum hamil : 53 kg            
              Tinggi badan                       : 158 cm
              Berat badan saat hamil        : 64 kg

     2. Pemeriksaan Fisik
       1)           Kepala
                      a.    Bentuk                     :Mesocephal,tidak ada Massa,tidak ada bekas operasi.
b.   Warna kulit             : Putih bersih
c.    Nyeri tekan             : Tidak ada

       2)         Rambut
                      a.    Bentuk                    : Lurus            
                     b.   Bau  rambut            : Tidak berbau
                      c.    Warna rambut         : Hitam                       

       3)        Muka
a.    Bentuk                     : Oval                        
b.   Oedem                    : Tidak ada     
c.    Cloasma gravidarum          : Tidak ada


       4)           Mata
a. Kesimetrisan            : Simetris                    
b. Konjungtiva                        : Merah muda
c. Sklera                      : Tidak ikterik,bersih,tidak ada sekret

       5)        Hidung 
a. Kesimetrisan            : Simetris
b. Polip                        : Tidak ada
c. Infeksi                     : Tidak ada
d. Serumen                  : Tidak ada

       6)        Mulut
a. Kesimetrisan            : Simetris
b. Keadaan bibir          : Lembab                    
c. Keadaan gig                        : Tidak ada caries
d. Keadaan gusi          : Tidak ada perdarahan
         Tidak ada pembengkakan
e.Keadaan Lidah         : Bersih
f. Kelenjar Tonsil        : Tidak ada pembengkakan    
      
       7)           Telinga
a.      Kesimetrisan          : Simetris
b.      Lubang Telinga     : Ada
c.      Gendang Telinga   : Baik
d.     Pendengaran          : Baik
e.      Serumen                : Tidak ada     



8)           Leher
a. Tidak ada Pembesaran kelenjar tiroid        
b. Tidak ada Pembesaran kelenjar limfe        
c. Tidak ada Pembesaran kelenjar parotis
d. Tidak ada Pembesaran vena jugularis

9)           Dada
               a. Lukas bekas Operasi           : Tidak ada
b. Kesimetrisan                       : Simetris
c. Mengi                                 : Tidak ada
d. Retraksi dinding dada        : Tidak ada
e. Bunyi jantung                      : Normal

10)                   Payudara
a. Simetris                               : Simetris                                
b. Hiperpigmentasi                  : Ada                          
c. Massa                                  : Tidak ada
d. Pembesaran                         : Ada              
e. Puting susu                          : Menonjol
f. Kolustrum                            : Ada  
           
11)                   Abdomen
a. Bekas luka                           : Tidak ada
b. Linea nigra                          : Tidak ada
c. Striae gravidarum                : Ada              
Palpasi Leopold
-          Leopold I
TFU 2 jari bawah px, pada fundus teraba satu bagian bulat, lunak (bokong).
-          Leopold II
Bagian kanan ibu teraba memanjang seperti papan, ada tahanan dan keras (punggung)
Bagian kiri ibu teraba kecil-kecil, banyak, (ekstremitas)
-        Leopold III
Bagian terendah janin teraba satu bagian bulat, keras (kepala).
-        Leopold IV
Kedua tangan tidak bertemu /divergen(sudah masuk panggul)
Osborn test                                      : Tidak dilakukan
TFU menurut Mc. Donald               : 32 cm,
TBJ                                                  : (32-11) x155=2150gram
His                                                   : 4x/10 menit,selama 45  detik
Auskultasi DJJ                                 : 148 x/menit, irama teratur kuat

12)                   Ekstremitas atas
Simetris,gerakan aktif,tidak sianosis,tidak odema.
Ekstremitas bawah
Simetris,gerakan aktif,tidak sianosis,tidak odema.

13)                   Genetalia luar
Tidak ada odema,tidak ada pembesaran kelenjar bartolini

14)              Anus                                                   
Tidak ada haemorroid

15)              Pemeriksaan dalam     Tanggal 21-11-2012,   Pukul 15.00 WIB
Indikasi           : keluar air ketuban dan kenceng-kenceng teratur
                                        Tujuan             : untuk mengetahui ibu sudah masuk persalinan atau  belum
Hasil                : Vulva uretra tenang,dinding vagina licin, porsio tidak teraba, pembukaan 10 cm,selaput ketuban(-), air ketuban jernih, presentasi kepala, UUK pada jam 12.00, Kepala di Hodge III

3.  Pemeriksaan Penunjang       
Tidak ada

4.    Data Penunjang
Tidak ada

II.    INTERPRETASI DATA
A.    Diagnosa Kebidanan
Seorang ibu Ny.”V” umur 25 tahun G1 P0 A0 Ah0 UK 39+5 minggu janin tunggal, hidup, intra uteri dengan persalinan kala II.

Data Subjetif    
1.      Ibu mengatakan berusia 25 tahun
2.      Ibu mengatakan ini kehamilan pertama
3.      Ibu mengatakan tidak pernah keguguran
4.      Ibu mengatakan HPHT tanggal 14-02-2012

Data Objektif    : KU                : baik
  Kesadaran       : composmentis
Vital sign         :TD      : 110/70 mmHg           N         : 81 x/menit
S          : 37,2 °C                      RR       : 21 x/menit
BB       : 64 kg                         TB       : 158 cm
Px. Leopold    : Leopold I      : TFU 2 jari bawah px, teraba bokong
Leopold II       : PUKA
Leopold III     : Kepala
Leopold IV     : Divergen
TFU mc Donald: 32 cm          TBJ : 2150 gram
                           DJJ                     : 148 x/menit
Kontraksi              : 4x dalam 10 menit lamanya 45 detik
VT         :Vulva uretra tenang,dinding vagina licin, porsio tidak  teraba, pembukaan 10 cm,selaput ketuban(-), air ketuban jernih, presentasi kepala, UUK pada jam 12.00, Kepala di Hodge III

B.     Masalah
 Ibu cemas menghadapi persalinan
Data subjektif : ibu mengatakan takut menghadapi persalinan
Data Objektif  : ibu tampak kesakitan



III.   IDENTIFIKASI DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL
Tidak ada

IV.   ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA
A.    Mandiri
Tidak ada


B.     Kolaborasi
Tidak ada

C.     Merujuk
Tidak ada

V.      PERENCANAAN    Tanggal : 21-11-2012,    Pukul : 15.00WIB,     Oleh:Elis
1.      Beritahu ibu tentang hasil pemeriksaan.
2.      Atur posisi ibu senyaman mungkin
3.      Libatkan suami dan keluarga dalam persalinan
4.      Beri pasien makan dan minum
5.      Siapkan  partus set, pakaian ibu, dan pakaian bayi
6.      Jaga  kebersihan pasien
7.      Beri pasien massase dan sentuhan

VI.       PELAKSANAAN   Tanggal : 21-11-2012,  Pukul:15.00WIB,          Oleh:Elis
1.      Memberitahu ibu mengenai hasil pemeriksaan bahwa pembukaan sudah lengkap dan saatnya untuk ibu bersallin
2.      Mengatur posisi pasien dengan nyaman tanpa membahayakan janin dengan posisi setengah duduk.
3.      Melibatkan suami dan keluarga untuk mendukung ibu, suami dan keluarga mendampingi ibu saat bersalin.
4.      Memberi ibu makan dan minum agar ibu tidak lemas dalam mengejan.
5.      Menyiapkan partus set, APD, pakaian ibu dan pakaian bayi.
6.      Menjaga kebersihan pasien agar tidak terjadi infeksi
7.      Memberikan massase dan sentuhan kepada ibu dengan mengelus-elus tangan dan perut ibu.

VII.          EVALUASI          Tanggal : 21-11-2012,             Pukul:15.00 WIB,       Oleh:Elis
1.      Ibu sudah mengetahui hasil pemeriksaan yang sudah memasuki masa persalinan
2.      Ibu sudah memilih posisi setengah duduk dalam proses persalinannya
3.      Ibu ingin didampingi suami dalam menghadapi persalinannya
4.      Ibu bersedia untuk makan dan minum supaya tidak lemas
5.      Ibu sudah mempersiapkan pakaiannya dan pakaian bayinya
6.      Ibu sudah mengetahui bahwa kebersihan itu dapat mencegah terjadinya infeksi.
7.      Ibu merasa nyaman dan rasa nyerinya berkurang




PERKEMBANGAN
KALA III


A.    DATA SUBJEKTIF,     Tanggal :21-11-2012  , Pukul :15.25   WIB
Ibu mengatakan bahagia karena bayinya telah lahir
Ibu mengatakan merasa lelah karena merenan
Ibu mengatakan perutnya masih mules

B.     DATA OBJEKTIF,       Tanggal :21-11-2012 , Pukul :15.25   WIB
Lahir spontan jam 15.30 , jenis kelamin laki-laki, menangis kuat, kulit    kemerahan.
     Plasenta belum lahir, uterus teraba bulat dan keras, TFU setinggi pusat.

C.    ASESSMENT
1.      Diagnosa kebidanan
Seorang Ibu “Ny. V”  P1 A0 Ah1 dalam inpartu kala III.
Data Subyektif :
Ibu mengatakan lega karena bayinya telah lahir dan masih merasa mules di perut bagian bawah.

Data Obyektif :
Bayi lahir spontan tanggal 21-11-2012, jam 15.20 WIB, jenis kelamin laki-laki, bayi menangis kuat, warna kulit kemerahan, VU kosong, TFU setinggi pusat.

5.      Diagnosa masalah
Tidak ada.

D.    PENATALAKSANAAN,         Tanggal :21-11-2012 , Pukul:15.25WIB
1.         Memberitahu Ibu bahwa keadaan ibu dalam keadaan baik dan ibu sudah mengetahui keadaannya dan keadaan bayinya dalam keadaan baik.
2.       Melakukan MAK III :
a.    Memakai sarung tangan
b.    Memeriksa kembali uterus dengan meraba abdomen untuk memastikan tidak ada janin kedua
c.    Menjelaskan dan memberitahu ibu akan disuntik agar uterus berkontraksi dengan baik.
d.   Dalam waktu 1 menit setelah bayi lahir, berikan injeksi Oksitoxin IM 1/3 paha atas bagian distal lateral
e.    Melakukan IMD(Inisiasi Menyusu Dini)
f.     Memindahkan klem tali pusat 5-10 cm dari vulva
g.    Melakukan PTT(Peregangan Tali Pusat Terkendali)
h.    Tangan kiri melakukan dorsocranial hingga plasenta lepas dan tangan kanan melakukan PTT
i.      Saat plasenta muncul di introitus vagina, lahirkan plasenta dengan kedua tangan pegang dan putar plasenta hingga selpaut ketuban terpilin, kemudian lahirkan dan tempatkan plasenta pada wadahnya
j.      Lakukan masasse uterus sampai uterus berkontraksi dengan baik
k.    Evalusi laserasi jalan lahir pada vagina dan perineum
l.      Pastikan uterus berkontraksi dengan baik dan tidak terjadi perdarahan
m.  Cuci sarung tangan dengan larutan klorin dan rendam dalam keadaan terbalik
n.    Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
o.    Plasenta lahir spontan tanggal :21-11-2012 ,jam :15.25 WIB


BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Persalinan kala III adalah lahirnya bayi dengan lahirnya plasenta dan selaput ketuban  setelah bayi lahir. Lama kala III kurang dari 10 menit pada sebagian besar pelahiran dan < 15 menit pada 90 % pelahiran (sinclair C., 2003). Perlu diingat bahwa 30% penyebab kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan pasca persalinan. Dua pertiga dari perdarahan pasca persalinan disebabkan oleh atonia uteri.
Segera setelah bayi lahir, bayi diletakkan di perut ibu untuk dikeringkan tubuhnya kecuali kedua telapak tangan, selanjutnya bayi akan diselimuti dan diletakkan di dada ibu untuk selanjutnya berusaha mencari puting susu. Selama kala III ibu sangat membutuhkan kontak kulit dengan bayi, dengan IMD maa kontak kulit yang terjalin dapat memberikan ketenangan tersendiri pada ibu, selain itu manfaat IMD lainnya adalah menjaga suhu tubuh bayi tetap hangat, dan dapat membantu kontraksi uterus melalui tendangan-tendangan lembut dari kaki bayi.
Asuhan yang dapat dilakukan pada ibu adalah :
a.       Memberian kesempatan pada ibu untuk memeluk bayinya dan menyusui segera.
b.      Memberitahu setiap tindakan yang dapat dilakukan.
c.       Pencegahan infesi pada kala III.
d.      Memantau keadaan ibu (TTV, kontraksi dan pendarahan).
e.       Melakukan kolaborasi atau rujukan bila terjadi kegawat daruratan.
f.       Pemenuhan kebutuhan nutrisi dan hidrasi..
g.      Memberikan motifasi dan pendampingan kala III
Pendokumentasian Pada Kala III
Laporan yang lengkap dan akurat dari seluruh asuhan, menjadi tanggung jawab bidan. Hal-hal yang perlu di catat selama kala III sebagai berikut :
a.       Lama kala III
b.      Pemberian oksitosin berapa kali
c.       Bagaimana pelaksanaan penegangan tali pusat terkendali
d.      Perdarahan
e.       Kontraksi uterus
f.       Adakah laserasi jalan lahir
g.      TTV ibu
h.      Keadaan bayi baru lahir

3.2  Saran
        Dalam melaksanakan Manajemen Aktif kala III bidan harus memperhatikan setiap tindakan agar tidak terjadi kekeliruan ataupun kesalahan yang dapat membahayakan keselamatan ibu. Bidan juga harus memperhatikan dan mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh Ibu bersalin kala III. Setiap tindakan juga harus disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku sehingga perdarahan postpartum dapat dikurangi. Pemeriksaan plasenta juga perlu dilakukan diantaranya dengan memeriksa selaput ketuban, bagian plasenta, dan tali pusat.